Sifuli, Prof Dr Mugeni Samerin dan Quantum Spiritual Agung

Gambar hati Prof Dr Mugeni tercuit

Bila Profesor Dr Mugeni Samerin meminta aku menulis mengenai Quantum spiritual agung aku merasa tercabar kerana quantum adalah mengenai bidang ilmu pengetahuan ‘Super Sains’ yang maseh terlalu asing dikalangan orang awam dan pengetahuan quantum ini baru ditemui saintis pada abad ke 20 masehi.

Bila aku bergegas mengajak Wannura menziarahi Prof Dr Mugeni di kediamannya di Teluk Intan, walau pun aku ada mesyuarat koperat penting pada hari tersebut dan Wannura tidak berapa sihat beliau tidak membantah. Cuma Wannura kehairanan bagaimana aku boleh mengetahui Prof Dr Mugeni sedang telantar mengalami kesakitan yang sudah lima enam tahun tidak dirasainya. Aku cuba menerangkan kepada Wannura mengenai Quantum spirituan agung untuk memahami bagaimana mereka yang menguasi bidang ilmu Quanyum Spiritual boleh berhubung tanpa menggunakan hantu raya di alam batin.

Wannura barangkali terkejut tentang hubungan kekuatan pikiran dan fisik quantum. Aku menjelaskan pada wannura bukan sekadar tentang kekuatan pemikiran, tetapi tentang segalanya termasuklah ayam, itik, kerbau, kambing, pokok dan batu, malahan peluk, cium, gigitan semuanya boleh dijelaskan menerusi ilmu fizik quantum.

Hakikatnya apa yang kita lihat bukanlah benda pejal seperti yang dilihat. Semasa dibangku sekolah dulu kita diajar bahwa setiap benda pepejal terdiri dari molekul-molekul, dan setiap molekul itu pula terdiri dari atom-atom. Jadi berarti kita atau bangku yang kita duduki adalah terdiri dari binaan atom-atom yang sangat kecil yang tidak boleh terlihat dengan mata kepala. Atom-atom yang terdiri dari zarah zarah kecil ini pula adalah terdiri zarah sub atom yang bukan padat atau pejal sama sekali Zarah zarah sub atom ini pada hakekatnya hanyalah kumpulan atau gelombang-gelombang informasi dan konsentrasi energi. Jadi tangan atau bangku yang kita duduki adalah tidak lebih dari energi dan informasi.

Keadaan ini mungkin pada mulanya terasa sulit untuk kita dipahami. Bagaimana mungkin segalanya yang padat terbuat dari energi ?. Mari aku tunjukan perlahan-lahan agar mudah difahami. Setiap keadaan yang terjadi dalam tingkat quantum adalah terdit dari kesan kelajuan cahaya. Keujudan jasad pada kelajuan cahaya ini adalah tidak mampu ditangapi dengan pancaindera kita.

Fenomena atau kewujudan ini mencipatakan sebuah illusi yang membuat persepsi yang seolah-olah benda itu padat, padahal kenyataan sebenarnya tidak sedemikian. Jadi apakah hakikatnya?

Oleh itu, dapat dikatakan bahawa seluruh alam nyata dimana kita berada termasuk diri kita sendiri adalah terdiri dari “bukan apa-apa” kecuali hanya sekadar energi yang bergetar pada frekuensi yang berzeda. Apa yang membuat perbezaan antara kamu dan aku atau bangku adalah perbezaan frekuensi getaran frekuensi diantara kita. Sekali lagi, aku tahu ini sulit untuk diterima tetapi bagaimanapun ini adalah kenyataannya yang perlu kita akui.

Ilmu fisik Quantum ialah ilmu yang mempelajari mengenai binaan alam semesta. Ilmu Quantum menjelaskan bagaimana sekalian alam ini dizahir atau dinyatakan. Keadaan ini perlulah dirujuk bagaimana alam nyata ini di bina daripada zarah zarah yang sangat kecil atau seni.

Jika Anda tidak dapat menerima kenyataan idea di atas, mari kita lihat persamaan terkenal Albert Einstein, E = mc^2. Energi (E) setara dengan Massa (M) dikali kuadrat Kecepatan Cahaya (C). Persamaan ini hanya memberitahu kita bahwa energi dan materi (massa) mengacu pada hal yang sama hanya namun dalam bentuk yang berbeda, energi setara dengan massa. Semua yang terlihat di seluruh alam semesta adalah manifestasi dari energi dan informasi.

Aku berharap bahwa kita tidak tersesat di dunia Quantum. Berikut fakta lain tentang zarah sub atom. Salah satu fakta yang paling menarik tentang zarah sub atom (yang juga dikenal sebagai Quanta) adalah bahwa, Quanta bukan zarah atau gelombang, tapi Quanta itu adalah keduanya sekali.

Dalam percubaan untuk mengukur sifat-sifat zarah sub atom, sekelompok saintis menemukan bahwa, tergantung pada bagaimana mereka berusaha untuk meneliti, mereka menemukan bahwa Quanta menjadi zarah zarah ketika sebuah alat digunakan, dan di sisi lain Quanta juga sekaligus sebagai gelombang ketika alat tersebut digunakan. Fakta yang paling mengejutkan tentang hal ini adalah atom tidak memiliki sifat seperti gelombang dan gelombang tidak memiliki sifat seperti zarah. Keduanya adalah sesuatu yang sama sekali bertentangan.

Apa pun yang diinginkan oleh saintis ketika melakukan penelitian maka seperti itulah apa yang dihasilkan Dalam lain perkataan, para saintis menentukan hasil percubaan mereka melalui partisipasi mereka dalam memilih peralatan penelitian. Zarah zarah sub atomik menjadi menurut kehendak percubaan penelitian mereka, dan dengan demikian hakikatnya dibentuk oleh peneliti sendiri.

Kini kita boleh melihat bahwa semuanya terhubung dengan segala sesuatu yang lain (‘Alaq). Pikiranmu membentuk realitamu (seperti apa yang para saintis temukan dalam percubaan mereka). Dunia ini tidak benar-benar berada di luar sana, keadaan itu ada di dalam diri kita sendiri dan kita memilih dunia kita dengan hanya melihat dunia dengan cara kita melihatnya dalam pikiran kita, seperti para sainstis mencuba untuk mengukur dan meneliti sifat-sifat zarah sub atom.

Kita dapat mempengaruhi hasil dunia kita dengan mengubah cara kita melihatnya. Energi tidak memiliki bentuk, dan pikiran kita membentuknya ketika Anda fokus kepada cara pandang kita tentang dunia.

Akhirnya penemuan zarah sub atom juga mengarah pada ungkapan kata yang terkenal, “Jika kita dapat melihatnya di pikiran, kita dapat memegangnya di tangan kita” dan itu sangat menakjubkan.

Aku harap Wannura dapat memahami apa yang kunyatakan ini. Dan Prof Dr Mugeni sehat selepas aku dan Wannura menziarahinya, kerana kehadiran aku adalah penawar rindu yang meragai sukma dengan usikan dan gelak ketawa.

About Sifuli

Bicara tentang makan minum, tidur baring, dan beranak pinak yang membina adat resam untuk kehidupan rohani, jasmani, jiwa dan raga. Diantara weblog Sifuli yang popular adalah seperti berikut: Dukun Asmara bicara tentang beranak pinak. Hipnotis Sifuli bicara tentang tidur baring. Jalan Akhirat bicara tentang adat resam (agama) Doa Ayat dan Zikir untuk rohani jasmani jiwa dan raga. Jika tak suka sekali pun janganlah tinggalkan komentar yang keterlaluan. Kerana segalanya adalah sekadar ilmu pengetahuan. Wasalam.
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s